Publik baru-baru ini tengah menyorot kasus penganiayaan yang dilakukan terhadap Cristallino David Ozora Latumahina. Pihak kepolisian sendiri kini telah menetapkan dua tersangka yakni Mario Dandy dan Shane Lukas Rotua Pangodian Lumbantoruan.
Dikutip dari laman Suara.com, sosok Shane Lukas sendiri merupakan teman dari Mario Dandy Satriyo.
Shane Lukas ternyata dalam perannya malam itu, menjadi sosok yang memprovokasi Mario untuk menyiksa David sampai terbaring koma.
"Semula, MDS (Mario) menghubungi Shane untuk menceritakan soal perlakuan tidak pantas yang dilakukan korban kepada A (pacar Mario),” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam menjelaskan, pada konferensi pers, Jumat (24/2/2023) di Polres Metro Jakarta Selatan.
Membalas Mario, Shane menjawab, 'Gua kalau jadi lu, pukulin saja. Itu parah Den’.
Video penganiayaan David yang sempat tesebar luas di berbagai media sosial juga ternyata dilakukan oleh sosok Shane Lukas.
Yang lebih mengejutkan lagi, warganet mengungkap berbagai hal tentang Shane Lukas tak terkecuali soal fakta dirinya merupakan siswa penerima dana KJP Plus atau Kartu Jakarta Pintar.
Guys kalian udah tau belum? Tersangka baru kasus agnes david ternyata penerima dana KJP Plus? 💠pic.twitter.com/DNPuhC95Fy
— Convomf (@convomf) February 25, 2023
Hal ini diketahui dari laman menfess Twitter @convomf, yang mengungkap fakta mengejutkan soal Shane Lukas.
"Guys kalian udah tahu belum? Tersangka baru kasus Agnes David ternyata penerima dana KJP Plus?" bunyi unggahan akun menfess @convomf.
Postingan akun tersebut ikut memperlihatkan foto tangkapan layar yang menunjukkan Shane Lukas merupakan salah satu penerima dana program Pemprov DKI Jakarta untuk membantu biaya pendidikan anak sampai selesai.
Tertulis, tahun pembiayaan tertera yakni sejak 2019 lalu.
Bukan hanya fakta sebagai penerima KJP Plus, belakangan publik dibuat gagaus dengan baju tahanan yang dikenakan oleh Shane Lukas.
Shane Lukas saat dihadirkan saat dihadirkan dalam rilis penetapan tersangka di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2023) terlihat tertunduk lesu dan menangis.
Dari foto yang beredar, Shane Lukas terlihat tidak mau menoleh ke arah awak media. Ia mengenakan baju tahanan nomor 22 berwarna oranye.
Saat dibawa masuk kembali ke ruang penyidik, Shane Lukas kembali menitikkan air matanya sembari sesenggukan.
Namun ternyata tidak sedikit warganet yang justru gagal fokus dengan baju tahanan Shane Lukas.
Menurut warganet, pakaian yang dikenakan oleh Shane Lukas sama sekali tidak memiliki kerah seperti milik Mario Dandy.
Berbeda dengan Lukas, Mario Dandy sama sekali tak memalingkan pandangannya ketika diliput oleh awak media.
Mario memplerlihatkan ekspresinya yang dingin, sambil terus mendongakkan kepalanya ke atas.
Melalui akun Twitter @HabibThink membagikan momen Shane saat tengah di ruangan penyidik.
"Penampakan Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan, tersangka ke-dua dalam kasus penganiayaan terhadap David," tulis akun tersebut.
Warganet pun turut berkomentar dalam unggahan tersebut
"Kok bajunya beda? Yang kemaren polo shirt orange. Petentang petenteng kayak fashion show. Yang ini seragam standar dan nunduk malu," kata salah seorang warganet.
“Yang kemren kelas VVIP kak, ini versi kelas ekonomi,” tulis warganet lainnya.

0 Comments