Politikus PKS Tifatul Sembiring menyesalkan adanya pihak yang menyudutkan Wali Kota Depok, Mohammad Idris terkait polemik penggusuran SDN Pondok Cina (Pocin) 1 Depok, Jawa Barat.

Tifatul menilai keputusan untuk memindahkan sekolah itu tepat bila mengacu permasalahan yang ada.

“Bangunan sudah nggak layak, beberapa siswa sudah ketabrak saat nyebrang, rawan. Dicarikan solusi, dipindah ke SD terdekat,” tulisnya via akun Twitter @tifsembiring, Rabu (14/12).

Menurut Tifatul, pihak yang mempersoalkan langkah Idris, bahkan memolisikannya, itu tengah mencari peruntungan.

“Pada caper. Preman cari loka. Wali kota difitnah diskriminasi,” ujar anggota DPR RI itu.

Tifatul bahkan menyentil Menko PMK Prof MUhajir pada berita yang diunggah dilihat redaksi pada minggu (18/12)

Begini Prof., ada 38 gereja dibangun di Depok, kita ummat Islam biasa2 saja. Ini satu masjid hendak dibangun, krn banyak orang mau singgah sholat. Kok anda ributkan yaa. Dan SD itu bukan digusur, tapi direlokasi, sdh banyak siswa tertabrak...🤔, tulisnya via akun Twitter @tifsembiring.

Sontak postingannya menuai kecaman warganet.