Motif kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian. 

Meski telah ditetapkan lima tersangka, hingga telah dilakukan rekonstruksi, kasus tersebut masih belum ditemukan titik terangnya.


Justru, muncul beragam teori-teori yang diduga terkait peristiwa penembakan Brigadir J tersebut yang semakin membuat kondisi semakin memanas.



Baru-baru ini kuasa hukum Bripka RR alias Ricky Rizal, Erman Umar, membeberkan soal keterangan terbaru dari kliennya sebelum insiden penembakan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo.


Bripka RR mengaku melihat pertengkaran antara Brigadir J dengan sopir keluarga Sambo, Kuat Ma’ruf di Magelang, Jawa Tengah.


Saat bertanya kepada Brigadir J langsung, Bripka RR enggak mendapat jawaban yang jelas karena juniornya itu juga enggak tahu alasan kenapa Kuat Ma'ruf marah besar kepadanya.


“(Bripka RR) memanggil Yosua, ‘Yosua kamu sebenarnya ada apa?’, ‘Enggak tau tuh’. Marah-marah juga, Yosua marah-marah ‘Enggak tau tuh Bang, kenapa om Kuat marah-marah sama saya?’,” ujar Erman, seperti dikutip Jumat (16/09/2022).


Selanjutnya, Bripka RR menyampaikan pesan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, yang memintanya untuk memanggil Brigadir J.


Saat menyampaikan permintaan tersebut, Brigadir J diketahui sempat menolak untuk menemui istri atasannya itu di kamar pribadinya.


(Bripka RR bilang) ‘Yaudah tenang, tadi saya ke atas ketemu ibu, dia nanya kamu. Tolong kamu naik yuk saya temenin’. (Yosua jawab) ‘Enggak’.”


“Pertama nolak, tadi saya dengar dia menolak itu, menolak karena dalam BAP-nya seperti itu. Kalau yang lalu, saya menyampaikan tidak menyebut menolak, langsung pergi Josua, ikut. Tapi ternyata awalnya dia menolak,” lanjutnya.


Akan tetapi, setelah dibujuk oleh Bripka RR, Brigadir J baru mau menemui Putri dan langsung duduk di lantai dalam kamar Putri.


Sehabis mengantar Brigadir J, Bripka RR meninggalkannya berdua dengan Putri. Namun, ia tetap berjaga-jaga di dekat pintu kamar Putri.


“Tapi setelah dibujuk (Bripka RR) ‘Yaudahlah ibu manggil, masa kamu enggak ini’ gitu, baru dia ikut. Ikut ke atas, masuk kamar,” jelas Erman.



“Yosua langsung duduk di bawah, ibu baring kayak setengah badan gitu, RR keluar. Tapi keluar jaga-jaga juga enggak jauh dari pintu kamar itu, supaya menjaga-jaga kemungkinan apa gitu ya" pungkasnya. herstory.id